Follow by Email

Selasa, 24 Februari 2015

Membawa persepuluhan adalah Injili
==========================================================
Landasan Teologis
A. PL
Dalam hal ini PL bukanlah dasar yang menjadi Rujukan untuk memberi Persepuluhan, tetapi akan menjadi bahan pertimbangan
B. PB
Matius 22:21
Jawab mereka: "Gambar dan tulisan Kaisar." Lalu kata Yesus kepada mereka: "Berikanlah kepada Kaisar apa yang wajib kamu berikan kepada Kaisar dan kepada Allah apa yang wajib kamu berikan kepada Allah."
==========================================================
2 macam kewajiban
Kewajiban merupakan sesuatu yang harus dilakukan dan bukan pilihan
1. Kewajiban kepada kaisar:
Yesus menegaskan bahwa pajak adalah kewajiban karena mereka hidup dibawah kekuasaan kaisar dan uang yang mereka gunakan berasal dari kaisar. Dengan demikian itu merupakan hak kaisar
2. Kewajiban kepada Allah
Tentu hal ini juga berlaku karena Israel hidup dibawah kekuasaan TUHAN dan uang/harta yang mereka gunakan berasal dari TUHAN. Dengan demikian itu merupakan hak Tuhan.
=========================================================
Pertanyaannya adalah apakah kewajiban Israel dalam kaitannya dengan uang dan bait Allah. PL menjelaskan
a. Uang pendamaian
Keluaran 30:11-16, dst
b. Persepuluhan
Imamat 27:30
Demikian juga segala persembahan persepuluhan dari tanah, baik dari hasil benih di tanah maupun dari buah pohon-pohonan, adalah milik TUHAN; itulah persembahan kudus bagi TUHAN.
==========================================================
pertanyaan-nya adalah
Bukankah Hukum taurat sudah dibatalkan?? berarti persepuluhan juga telah dibatalkan!!
----------------
Efesus 2:15
"sebab dengan mati-Nya sebagai manusia IA TELAH MEMBATALKAN HUKUM TAURAT dengan segala perintah dan ketentuannya, untuk menciptakan keduanya menjadi satu manusia baru di dalam diri-Nya, dan dengan itu mengadakan damai sejahtera,"
Hukum Taurat bagi umat Israel dijabarkan dalam 3 sub (Paulus menyebutnya dengan Segala Perintah dan ketentuannya):
1. Ceremonial Law
2. Judicial Law
3. Social Law
Dalam Ceremonial Law, Yesus telah merubah model persembahan ternak menjadi persembahan tubuh, sunat lahiriah menjadi sunat hati dimulai dari Tubuh Yesus. Selanjutnya Judicial Law dan Social Law juga tergenapi dalam Pribadi Yesus (menjadi manusia baru dalam diri-Nya). Demikianlah Yesus adalah Taurat, sehingga semua aturan Taurat kini telah menjadi baru bukan karena Taurat itu tetapi karena Yesus.
Cat: Persepuluhan termasuk dalam Ceremonial Law tetapi tidak diubah bentuknya.
Perhatikan perkataan Paulus ini:
“menciptakan keduanya menjadi satu manusia baru di dalam diri-Nya”
Tak perlu diragukan lagi bahwa hukum Taurat dan Segala ketentuannya tergenapi dalam diri Yesus, dengan demikian Yesus adalah taurat itu sendiri
Contoh.
Taurat Musa berkata “Jangan mencuri”
Karena Taurat telah dibatalkan maka apakah kita boleh mencuri? Tentunya tidak, sebab Hukum itu telah menjadi “satu manusia baru dalam Diri-Nya” Ef.2:15
Sekarang kita tidak mencuri karena hukum itu telah digenap dalam Yesus atau dengan kata lain Yesus adalah hukum itu sendiri (Taurat itu sendiri)
Jadi kita tidak mencuri karena didalam Yesus ada perintah jangan mencuri, bukan lagi karena hukum Taurat (Taurat itu hidup selamanya dalam diri Yesus).
==========================================================
Hubungan persepuluhan dan penggenapan Taurat
==========================================================
Perintah mengenai Persepuluhan tidak pernah diubah dalam bentuk apapun, kecuali korban penghapus dosa. Kini perintah itu (Persepuluhan) menjadi hidup dalam pribadi Yesus.
Paulus berkata Kematian Kristus telah menciptakan keduanya menjadi satu manusia baru di dalam diri-Nya. (termasuk perintah memberikan persepuluhan sebab itu adalah kewajiban; Lih 2 macam kewajiban)
Hal ini memberikan sebuah perspektif baru bahwa kita memberikan persepuluhan bukan lagi karena aturan Hukum Taurat (PERBUATAN) tetapi karena perintah itu kini ada dalam Kristus (IMAN)
Efesus 2:15
"sebab dengan mati-Nya sebagai manusia IA TELAH MEMBATALKAN HUKUM TAURAT dengan segala perintah dan ketentuannya, untuk MENCIPTAKAN KEDUANYA menjadi satu MANUSIA BARU di dalam diri-Nya, dan dengan itu mengadakan damai sejahtera,"
Ibr.12:1-2
“Karena kita mempunyai banyak saksi, bagaikan awan yang mengelilingi kita, marilah kita menanggalkan semua beban dan dosa yang begitu merintangi kita, dan berlomba dengan tekun dalam perlombaan yang diwajibkan bagi kita. Marilah kita melakukannya dengan mata yang tertuju kepada Yesus”
==========================================================
Pertanyaan:
jika kita berkata bahwa Persepuluhan telah dibatalkan, maka apa dasar pembatalanya?

Tulisan ini saya Tujukan untuk teman-teman sepelayanan yang sering dikatakan sesat dengan alasan 
Persepuluhan Tidak Alkitabiah, 
Persepuluhan Tidak Injili,

Tuhan Yesus Memberkati kita semua

Tidak ada komentar:

Posting Komentar